Penyebab Telur Puyuh Tidak Menetas

duniaunggas.com – Telur puyuh tidak menetas. Pada artikel  sebelumnya kita telah membahas PENYEBAB TELUR PUYUH GAGAL MENETAS. Maka kali ini kita akan membahas telur puyuh tidak menetas, yang diakibatkan kekurang pahaman pada induk pembibit. Pada artikel terdahulu yang kita bahas adalah beberapa faktor eksternal dalam penetasan telur puyuh yang meliputi : penyimpanan telur fertile, suhu mesin tetas, kelembapan ruangan mesin tetas serta pembolak balikannya. Kali ini kita akan bahas faktor daya tetas telur secara internal. Yang dimaksud secara internal adalah syarat dan perlakuan terhadap induk pembibit baik jantan maupun betina yang berfungsi sebagai pembibit ( Parent Stock ).Telur puyuh tidak menetas, dan beberapa sebab musababnya.

Banyak peternak beranggapan bahwa dengan memberikan pakan langsung ( pakan pabrik ) maka puyuh pembibit sudah mampu menghasilkan telur tetas yang baik. Sebenarnya anggapan itu tidaklan salah namun akan lebih baik jika kita menambah asupan kadar nutrisi pada pakan puyuh tersebut untuk induk pembibit. Namun jangan kuatir pada artilel ini kita akan bahas dan bagaimana cara menambah kadar asupan nutrisi pakan puyuh khusus untuk puyuh pembibit guna menunjang performa induk pembibit baik jantan maupun betina.

Tips Mengurangi Telur Puyuh Tidak Menetas

Langkah Pertama 

Dalam setiap karung pakan puyuh layer (@50 kg ) dapat menambahkan pakan konsentrat ayam petelur sebanyak  5 kg sampai dengan 8 kg . Hal ini tujuannya untuk meningkatkan jumlah asupan dan kadar nutrisi pada pakan puyuh pembibit. Sehingga telur fertile yang akan ditetaskan mampu menghasilkan telur fertile yang berkwalitas baik. Dengan penambahan tersebut tentunya kadar kandungan dalam pakan akan naik. Salah satu kandungannutrisi yang bertambah dan sangat baik untuk induk pembibit adalah jumlah total Protein kasar (CP ), Kalsium (Ca) dimana peran kalsium disini adalah untuk memperkuat daya hidup embrio, memperkuat cangkang telur, sebagai nutrisi untuk pembentukan tulang pada embrio. Kandungan lain yang bertambah adalah ketersediaan Posphor ( mineral ) dimana kandungan ini sangat berperan penting dalam pembentukan dan pertumbuhan embrio. Dengan penambahan tersebut mampu mempertahankan stamina  puyuh jantan sehingga puyuh jantan mampu mengawini sejumlah betina yang kita kawinkan dalam satu kandang koloni.

Langkah Kedua   

Perlakuan kedua sama persis perlakuannya terhadap pakan puyuh pembibit namun yang kita tambahkan adalah pakan konsentrat bebek petelur. Dalam Pakan puyuh sebanyak satu karung ( @50 kg ) kita dapat menambahkan pakan konsentrat bebek petelur. Setiap 50 kg pakan puyuh petelur kita bisa menambahkan pakan konsentrat bebek petelur sebanyak 4kg sampai dengan 6kg.  Tujuan perlakuan ini adalah sama persis dengan perlakuan yang diatas untuk puyuh betina pembibit maupun puyuh jantan pembibit.

Langkah Ketiga

Perlakuan kali ini adalah menambahkan Feed Suplement pada setiap karung  pakan puyuh. Penambahan 1 kg Mineral B12 dalam setiap karung pakan puyuh petelur mampu meningkatkan kadar Kalsium  (Ca ) pada pakan sebanyak 1%, yang mana tujuannya adalah untuk meningkatkan daya hidup embrio dalam telur serta meningkatkan kadar kalsium dalam telur tetas sehingga memungkinkan meningkatkan daya tetas telur fertile. Atau kita dapat juga menambahkan Premiks pakan yang bertujuan untuk menambah kadar jumlah nutrisi pada pakan puyuh pembibit. Adapun cara pencampurannya dapat dilihat pada kemasan setiap premiks.

Langkah Keempat

Pilihlah jantan yang berkualitas baik, yaitu sehat , lincah dan tidak cacat, memiliki suara kokok yang kuat. Dengan demikian puyuh jantan mampu melakukan tugasnya dengan maksimal.

Langkah Kelima

Langkah kali ini sama persis seperti mimilih betina sebagai pembibit. Pilihlah betina yang sehat, lincah, tidak lumpuh dan tentunya yang memiliki riwayat produksi telur yang tinggi. Dengan demikian telur fertile yang akan ditetaskan mampu mencukupi jumlah telur yang akan kita tetaskan. Baca juga Penyebab Telur puyuh Gagal Menetas

Gagal Menetas Hanya Pipping

Gambar : Telur Puyuh Gagal Menetas

Dengan perlakuan diatas diharapkan kita mampu mendapatkan jumlah sesuai jumlah yang dikehendaki. Dan pada akhirnya kita kita juga dapat memperoleh daya hasil tetas yang maksimal.  Demikianlah penjelasan yang merangkup tentang mengapa terjadi gagalnya penetasan pada mesin tetas kita.

Semoga Bermanfaat

Sumber : duniaunggas.com

About the author

admin

Leave a Comment