Cara Merawat Puyuh Baru Menetas

duniaunngas.com – Cara merawat puyuh baru menetas. Bagi peternak puyuh  pemula seringkali mengalami kecemasan bagaiman cara memelihara bibit puyuh yang baru menetas. Hingga perawatan sampai pada umur satu bulan. Cara merawat puyuh baru menetas. Tujuan perawatan ini adalah meminimalkan angka kematian pada anak puyuh yang baru menetas. Atau anakan puyuh yang baru datang ( dibeli ). Sebenarnya tidaklah sulit untuk cara merawat puyuh baru menetas. Bagaimana cara perawatannya dan seperti apa yang ditakutkan. Pertama tama kita harus menyiapkan kandang yang khusus untuk anakan puyuh. Nampan tempat makan, tempat minum dan berbagai bahan lainnya sebagai penunjang pemeliharaan. Cara merawat puyuh baru menetas. Dalam peternakan puyuh khususnya DOQ ada beberapa kandang anakan puyuh yang bisa kita ambil sebagai contoh kandang.

 

Kandang box atau baby box

Kandang ini menggunakan lantai kawat ram yang kemudian dilapisi dengan koran bekas sebanyak beberapa lapis ( 5 sampai dengan 7 lapis ) yang terlebih dahulu diremas remas kemudian dilebarkan pada kandang. Tujuannya adalah agar anakan puyuh tidak tergelincir saat kita masukkan kedalam kandang baby box. Siapkan bola lampu pijar sebanyak 2 unit sampai 4 unit ( tergantung luas dan ukuran kandang ) sebagai sumber panas dalam kandang. Bola lampu yang digunakan mulai dari 25 watt samapi dengan 50 watt.

Siapkan nampan tempat makan anakan puyuh, dan berikan pakan berupa mash atau tepung komplit, tujuannya agar anakan puyuh gampang mematuk pakan tersebut. Siapkan tempat minum anakan puyuh yang berisi multivitamin dan atau larutan gula merah atau gula jawa. Bila piringan tempat minum anakan puyuh terlalu lebar tambahkan batu kecil kedalam piringan minuman puyuh, tujuannya adalah agar anakan puyuh tidak tenggelam saat minum. Biasanya anakan puyuh belum pintar saat minum sehingga kita harus mengakali bagaimana supaya anakan puyuh tidak basah atau tenggelan saat minum. Untuk menjaga kebersihan puyuh kita bisa menarik atau mengambil lapisan koran setiap harinya ( 1 lapis setiap harinya ) sehingga puyuh tetap keadaan bersih. Suhu dalam kandang 36 0C sampai dengan 37 0C

Kawat Ram Dilapisi Koran

Gambar : Baby Box Dengan Lapisan Koran

Kandang baby box dengan menggunakan sekam gergajian kayu

Tujuan dari bahan diatas adalah agar anakan puyuh dapat senyaman mungkin dalam kandang dan dapat juga berperan sebagai penyimpan panas dalam kandang. Untuk perlakuan lainnya sama persis dengan kandang box nomor 1. Untuk membuat alas sekam ini kita harus membuat karung atau tenda sebagai alas dari sekam tersebut agar tidak berjatuhan dari lubang kawat ram yang kita gunakan. Untuk tempat makan, tempat minum dan bola lampu sama.

Alas Baby Box Menggunakan Sekam Gergajian Kayu

Gambar : Kandang Box Alas Sekam

Note ; Kondisi kandang baby box hendaknya dalam keadaan tertutup rapat dari sisi belakang, samping kiri dan kanan. Untuk bagian depan menggunakan tirai dari karung bekas pakan, tenda atau plastik tranparan yang berperan agar dapat kita melihat dengan mudah apakah kondisi puyuh dalam keadaan kepanasan atau kedinginan. Baca juga Jamu Untuk Unggas ( Puyuh Dan Ayam )

Kandang Pembesaran

Setelah puyuh berumur 4 sampai dengan 5 hari lakukan pelonggaran didalam kandang box. Pada dasarnya tidak ada ukuran atau patokan seberapa banyak kapasitas untuk tiap meter kuadrat tapi cukup lihat apakah puyuh sudah dalam posisi padat sedang atau longgar, namun walaupun demikian kita bisa membuat kapasitas untuk tiap meternya adalah sebagai berikut. Untuk 1 M2 DOQ diisi 200 sampai dengan 250 ekor, umur 4 sampai dengan 7 hari diisi dengan kapasitas 150 – 200 ekor.

Umur 10 -15 hari kapasitas M2 adalah 100 -150 ekor, untuk puyuh yang sudah memasuki usia Grower umur 15 – 30 hari kapasitas per M2 dapat diisi dengan jumlah 50 – 90 ekor. Dalam kandang pembesaran atau grower ini kandang sudah tidak memerlukan lapis koran lagi atau lapis sekam melainkan puyuh sudah langsung beralaskan kawat ram, kawat ram yang kita gunakan adalah dengan ukuran kecil ( 0,25 CM2). Puyuh pada usia ini sudah mampu berdaptasi dengan dengan suhu sekitar lingkungan kandang

Kandang Grower

Gambar : Kandang Pembesaran Atau Grower

 

Setelah puyuh sudah memasuki usia 30 hari. Puyuh sudah bisa dipindahkan pada kandang battray agar puyuh dapat menyesuaikan diri dengan cepat terhadap kandang barunya. Dengan tujuan meminimalisir tingkat stress pasca akan dimulainya puyuh menghasilkan telur untuk dipanen.

Demikianlah penjelasan singkat tentang management pemeliharaan puyuh saat baru menetas atau tiba dikandang sampai pada berumur 30 hari ( siap nelor ). Semoga bermanfaat.

Sumber ; duniaunggas.com

About the author

admin

Add Comment

Leave a Comment