duniaunggas.com – Cara menyembuhkan kalkun yang sakit akibat virus yang mematikan. Kalkun merupakan jenis unggas yang agak jarang dipelihara oleh masyarakat Indonesia. Jika pun ada yang mememlihara kebanyakan hanya sebagai hobby saja dan atau sebagai pendapatan tambahan untuk mengisi waktu luang sehabis pulang bekerja dari aktifitas sehari hari. Namun kalkun juga sering mengalami sakit sama persis dengan unggas lainnya. Biasanya kalkun akan mudah diserang penyakit disaat perubahan cuaca dari kemarau ke musim hujan. Pada masa cuaca seperti ini virus dan bakteri sangat pesat sekali berkembang, sehingga akan menyerang setiap unggas termasuk kalkun.

Namun jangan berkecil hati dulu, banyak cara menyembuhkan kalkun yang sakit baik melalui obat maupun vaksinasi.

Cara Menyembuhkan Kalkun Berak Hijau

Kalkun yang terkena berak hijau atau yang sering disebut secara medis KOLERA. Penyakit ini sanagt menggangu pertumbuhan kalkun serta dapat mengurangi nafsu makan. Ciri ciri kalkun terkena berak hijau atau KOLERA kotaoran kalkun berwarna hijau dan encer serta memiliki aroma yang sangat menyengat. Kematian akibat serangan penyakit ini bisa mencapai 70%. Untuk pengobatannya anda bisa menggunakan obat yang tersedia di toko peternakan. Nama obat yang biasa digunakan adalah KOLERIDIN. Untuk dosis dan cara pemakaiannya anda dapat melihat pada kemasan.

Faktor penyebab penyakit berak hijau pada kalkun akan menganggu proses pembentukan cairan empedu maupun proses perubahan cairan empedu saat di usus. Jika di perhatikan lebih dalam lagi masing masing faktor penyebab tersebut akan membuat kalkun mengalami berak hijau dengan tekstur yang berbeda.

Penyakit berak hijau ini bisa menyerang kalkun di semua umur bahkan telur yang di hasilkan dari kalkun induk yang terkena penyakit berak hijau ini telur pun akan terjangkit juga sehingga anakan yang menetas dapat tertular oleh virus ini. Penyakit berak hijau menyerang sistem pencernaan dan pernafasan dan penularan penyakit ini bisa terjadi melalui kontak langsung, makanan ataupun tempat makanan dan kandang.

Penyebab penyakit berak hijau pada kalkun bisa di sebabkan dari kandang yang lembab yang terjadi pada musim penghujan tiba. Selain dari kandang virus juga bisa berkembang pada kondisi makanan kalkun yang kurang baik misalnya makanan yang sudah membau juga makanan yang di simpan dalam keadaan lembab sehingga bakteri tersebut dapat berkembang dan apabila makanan yang terkena virus dan di konsumsi oleh kalkun yang sehat maka kalkun akan terjangkit virus juga.

Untuk mencegah penyakit berak pada kalkun bisa di lakukan pembersihan kandang dari kotoran kalkun dan menghindari kandang dari kelembaban dan kandang tidak di tempatkan pada daerah yang gelap atau pun lembab contohnya di bawah pohon, di dekat kolam atau di tanah yang becek.

Cara Menyembuhkan Kalkun Berak Kapur

Kalkun yang terkena berak Kapur atau yang sering disebut secara medis PULLORUM. Penyakit ini sanagt menggangu pertumbuhan kalkun serta dapat mengurangi nafsu makan. Ciri ciri kalkun terkena berak kapur atau PULLORUM kotoran kalkun berwarna putih dan encer serta memiliki aroma yang sangat menyengat. Akibat penyakit ini dapat menyebabkan kematian hingga 50%. Untuk pengobatannya anda bisa menggunakan obat yang tersedia di toko peternakan. Nama obat yang biasa digunakan adalah KOLERIDIN, TRIMEZYN-S, ERYSUPRIM. Untuk dosis dan cara pemakaiannya anda dapat melihat pada kemasan.

 Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Samonella Pullorum dan bakteri Gram yang akan merusak saluran pencernaan kalkun. Pencegahannya tetap jaga kebersihan kandang dan berikan antibiotik sebagai penangkal dan pencegahan.

cara mengobati kalkun
kalkun Sehat dengan berbagai pencegahan dan pengobatan

Baca juga http://www.duniaunggas.com/2019/09/21/cara-mengobati-kalkun-yang-mencret-penyebab-dan-penanganannya/

Cara Menyembuhkan Kalkun Berak Darah

Kalkun yang terkena berak darah atau yang sering disebut secara medis KOKSIDIOSIS. Penyakit ini menyerang salauran pencernaan sehingga terjadi iritasi pada bagian usus. Sehingga kotoran yang dikeluarkan bercapur darah. Warna kotoran yang dikeluarkan berwarna coklat dan berbentuk agak encer. Biasa dalam bahasa jawa sering juga disebut TAIK LINCUNG. Untuk pengobatan biasa digunakan COXY yang bisa kita beli di toko peternakan. Untuk dosis pemakaian dapat melihat pada kemasan. Cara menggunakan COXY adalah berikan 3 hari pertama dengan obat kemudian hari ke 4 dan hari ke 5 air putih biasa. Pada hari ke 6 sampai dengan hari 8 berikan kembali obat tersebut.

Penyebab penyakit ini biasanya akibat pakan yang sudah berjamur. Penyimpanan kurang baik, ruangan kelembapan terlalu tinggi dan atau terkena air.

Cara Menyembuhkan Kalkun Terserang Saluran Pernapasan

Infectious Bronchitis (IB) atau pilek kerap menyerang kalkun di musim pancaroba. Ciri-ciri kalkun yang sedang pilek antara lain keluarnya lendir/ingus dari hidungnya, sayapnya tampak menggantung, dan nafasnya berbau tak sedap. Kalkun yang pilek pun lama-kelamaan menjadi tidak doyan makan. Bahkan jika penyakitnya sudah parah, kalkun sama sekali tidak bisa makan sehingga harus disuapi. Upaya pencegahan agar kalkun terhindar dari penyakit pilek dapat dengan menjaga kondisi kandang agar senantiasa dalam keadaan kering. Pastikan kondisi udara di dalam kandang juga tidak terlalu lembab. Guna mewujudkannya lengkapi kandang tersebut dengan ventilasi udara yang memadai dan saluran untuk membuang air kotor. Kalkun yang pilek harus dipindahkan ke kandang karantina dan diberi obat seperti tetrachlor dan atau obat yang khusus mengobati saluran pernapan.

Cara Menghindari Kalkun Terserang Virus Mematikan

Berikut ada beberapa virus sering menyerang kalkun beserta cara pencegahan sebelum menyebabkan kematian. Bercak merah pada kalkun disebabkan oleh virus dari familia Poxviridae di dalam genus Avipoxvirus. Kalkun yang terkena cacar memiliki ciri-ciri yaitu adanya bercak-bercak berwarna merah di sekujur badannya. Ada obat tradisional yang terbukti sangat ampuh menyembuhkan penyakit cacar pada kalkun yakni campuran bensin dan oli baru. Campuran ini dioleskan ke tubuh kalkun yang terkena cacar menggunakan kuas. Selang beberapa hari kemudian, penyakit tersebut pun telah sembuh. Lumpuh biasanya kalkun yang mengalami kelumpuhan disebabkan oleh pemberian pakan yang terlalu banyak.

Baca juga http://www.duniaunggas.com/2018/06/29/program-kesehatan-ayam-kampung/

Pemberian pakan yang tidak terkendali ini mengakibatkan kalkun mengalami obesitas. Kaki-kaki kalkun lambat laun tidak kuat lagi menopang tubuhnya yang begitu besar dan berat. Langkah pencegahannya bisa dilakukan dengan memberikan pakan secara terkontrol. Anda juga bisa memberikan konsentrat AD1 ke pakannya untuk meningkatkan kekuatan tulang .Kasus kelumpuhan pada kalkun juga dapat terjadi akibat mengonsumsi daun pepaya secara berlebihan. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti mengapa kasus ini bisa terjadi. Tetapi faktanya kalkun muda yang diberikan pakan berupa daun pepaya akan mengalami lumpuh total dengan jari-jari kaki yang membengkok ke dalam. Jadi sebaiknya Anda tidak memberikan daun pepaya terlebih dahulu sampai kalkun tersebut cukup dewasa. Perlu diketahui, daun pepaya biasanya digunakan untuk meningkatkan nafsu makan kalkun dan sistem imunitasnya.

Flu burung Kalkun juga bisa terserang penyakit flu burung (Avian influenza). Upaya pencegahannya bisa dilakukan dengan menggunakan vaksin untuk H5N1 yang sudah disediakan secara gratis oleh Pemerintah Indonesia. Anda juga bisa rutin menyemprotkan desinfektan di kandang kalkun untuk membuat lingkungannya menjadi bersih dan steril. Karena penyakit ini bisa menular ke manusia, kalkun yang sudah terserang flu burung sebaiknya dimusnahkan agar tidak berbahaya.

Demikian penjelasan ini semoga bermanfaat

sumber duniaunggas.com dan berbagai sumber

About the author

admin

Leave a Comment