duniaumggas.com – Puyuh sering mati dalam kandang tanpa adanya gejala yang tampak. Bahkan kematian ini terjadi setiap harinya, antara 3 sampai dengan 10 ekor setiap harinya. Jika ini berlangsung dengan jangka waktu yang panjang tentunya sangat berpengaruh terhadap jumlah puyuh yang kita pelihara, dan tentunya sudah pasti mengurangi jumlah produksi setiap harinya. Dengan kematian tanpa adanya gejala yang tampak tentunya kita sebagai peternak sangat kesulitan dalam hal melakukan pencegahan dan juga pengobatan.

penyakit yang membuat puyuh sering mati
Gejala Puyuh Sering Mati

Namun jika kita teliti dan perhatikan puyuh sering mati kemungkinan besar akan ada penyebab yang dapat membantu kita untuk penanganannya. Apakah puyuh tersebut dalam keadaan kurus dan atau gemuk. Namun jika tidak puyuh sering mati demikian dapat kita lakukan pengobatan dan pencegahan sebagai berikut.

Namun dalam beberapa kasus diatas, dan sesuai pengalaman dalam peternakan serta mitra kami.Berikut beberapa kasus akan kematian tersebut serta penanganan yang dapat kita lakukan.

PUYUH SERING MATI DALAM KANDANG SETIAP HARI

  1. KEKURANGAN KALSIUM ( Ca ) – jika kita cermati dalam kandang puyuh tersebut dan atau kandang lainnya, jika kita melihat puyuh yang sudah lunglai seperti sudah lumpuh. Padahal pada hari hari sebelumnya produksi dalam kandang batre tersebut normal. Namun dalam beberapa hari kedepannya ada puyuh yang mati ( kurus ). Adakalanya puyuh dalam satu kandang tidak semua sama lancar pencernaannya, dalam menghasilkan telur puyuh tersebut menggunakan cadangan KALSIUM ( Ca ) dalam tubuh puyuh ( tulang dan darah ). Sehingga dalam beberapa waktu kedepannya puyuh akan kurus dan tentunya nampak seperti lumpuh. Nah kalau sudah seperti ini tentunya puyuh tersebut tidak mampu lagi berdiri untuk makan, dan secara perlahan puyuh sering mati. Penanganannya tambahkan mineral B 12 ( EKA FARM ) pada pakan puyuh, untuk dosis ikuti saja petunjuk dalam kemasan. Atau dapat juga menggunakan produk dari Medion. http://www.duniaunggas.com/2019/03/04/jamu-puyuh-petelur-bahan-dan-cara-membuatnya/
  2. DOBOLAN ( PROLABSUS ) – Dalam hal ini puyuh yang sering mati dalam keadaan gemuk. Dengan ukuran dan bobot badan yang lebih besar dibandingkan dengan puyuh yang lainnya dalam satu kandang koloni. Untuk menangani kasus seperti ini dapat memberikan rerbusan mengkudu. http://www.duniaunggas.com/2018/05/07/buah-mengkudu-untuk-puyuh-dan-ayam/ Dengan rebusan buah mengkudu mampu menyeimbangkan lemak panggul dan matang kelamin. Yang mana bertujuan mampu mengatasi DOBOLAN ( PROLABSUS )
  3. GEJALA AWAL SERANGAN PENYAKIT – Bisa saja ini adalah gejala awal akan serangan penyakit terhadap kandang kita. Jika hal ini terjadi kita dapat memberikan berbagai obat obatan dan atau Antibiotik guna mencegah hal hal yang tidak kita inginkan. Tindakan ini merupakan tindakan pencegahan guna serangan penyakit dalam kandang kita.

Pada dasarnya banyak gejala awal yang ditunjukkan puyuh kita terhadap apa yang akan terjadi dalam kandang. Jika hal diatas sudah terjadi ada baiknya kita sesegera mungkin melakukan tindakan pencegahan dan perketat BIOSECURITY kandang.

Demikian beberapa gejala yang sering terjadi pada kandang kita dan beberapa tindakan pencegahan.

Semoga Bermanfaat

Sumber duniaunggas.com dan kandang mitra

About the author

admin

Leave a Comment