Cara Vaksin Ayam Joper dan Broiler

duniaunggas.com –  Cara vaksin ayam. Dalam beternak ayam tentunya masalah kesehatan adalah menjadi prioritas utama.  banyaknya penyakit pada ayam yang diakibatkan oleh bakteri maupun jamur. Jika penyakit yang diakibatkan bakteri atau jamur tentunya dapat diatasi dengan memberikan antibiotik. Selain penyebab karena bakteri dan jamur ada momok yang sangat menakutkan, yaitu adalah virus. Virus tidak dapat ditanggulangi dengan antibiotik. Namun hanya dapat ditangani dengan pemberian vaksin. Tujuan utama memberikan vaksin pada ayam ialah meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuhnya terhadap virus tertentu. Ada dua macam vaksin yang biasa diberikan pada ayam yaitu vaksin aktif  dan vaksin inaktif. Pemberian vaksin aktif dilakukan dengan meneteskan vaksin tersebut pada mata atau hidung ayam atau menuangkannya di air minum. Sedangkan untuk vaksin inaktif diberikan melalui metode injeksi/suntik. Contoh-contoh vaksin yang umum dipakai antara lain vaksin AI, ND, IB, mareks, cacar, gumboro, coryza, dan kolera. Penyakit Snot Pada Ayam Kampung

Vaksin ayam bisa Anda beli di toko peternakan langganan terdekat anda. Pada saat membeli, Anda wajib membawa termos es atau kotak gabus yang berisi es batu sebagai tempat penyimpanan vaksin tersebut agar suhunya tetap terjaga dengan baik. Vaksin tidak boleh terkena sinar matahari langsung maupun tercampur bahan kimia. Setelah sampai di rumah, disarankan untuk menyimpannya di kulkas terlebih dahulu supaya suhunya tetap stabil di kisaran 2-5 derajat celsius. Jangan pernah menempatkan vaksin tersebut di freezer. Sebelum melakukan vaksinasi, berikan perlakuan pada ayam dengan memberi vitamin anti stres 2 hari sebelum dan 2 hari setelah vaksinasi. Hal ini bertujuan agar tubuh ayam tetap merasa nyaman pada saat perlakuan vaksinasi. Sehingga vaksin dapat bekerja semaksimal mungkin untuk meningkatkan daya tahan tubuh ayam. Jenis Penyakit Ayam, Penyebab Dan Pengobatannya

3 Cara Memberi Vaksin Ayam

1. Cara Memeberi Vaksin Ayam Melalui Air Minum

Cara vaksin ayam yang diberikan melalui air minum hendaknya memperhatikan kebersihan airnya. Air bebas dari karat dan desinfektan. Untuk sterilisasi air dapat menambahkan susu skim bubuk yang dapat diperoleh dari tempat pembelian vaksin.  Sebelum melakukan vaksinasi, hendaknya ayam dipuasakan terlebih dahulu. Sebagai contoh : Jika ayam yang akan divaksin pada pukul 12.00 siang, maka setelah memberikan makan pada pagi hari maka minuman ayam dikosongkan saja. Tujuannya agar ayam merasa haus dan akan minum yang banyak begitu air yang mengandung vaksin diberikan.  Pemeberian vaksin hanya selama 2 jam saja. Apabila ada sisa air vaksin maka harus dibuang. Vaksin Aktif hanya akan bertahan diluar induk dengan suhu ruangan selama 2 jam saja. Oleh karena itu untuk mengurangi sisa vaksin perlu dilakukan puasa sebelum vaksinasi. Biasanya hal ini dilakukan pada ayam yang sudah berusia remaja atau dewasa.

2. Vaksinasi Melalui Tetes Mata, Hidung, dan Mulut
cara memberi vaksin pada ayam

Contoh vaksinasi pada ayam

Cara memberi vaksin pada ayam melalui tetes mata, hidung atau mulut biasanya dilakukan pada ayam yang masih kecil. Pada umumnya dilakukan pada ayam yang berusia 3 hingga 5 hari.  Perlakuan vaksinasi pada tahap ini masih hampir sama persis dengan yang diatas. Yaitu dengan memberikan vitamin anti stres pada anak ayam 2 hari sebelum dan 2 hari sesudah vaksiansi dilakukan. Larutkan vaksin pada larutan dapar yang yang telah disediakan ( vaksi dosis 1000 dicampur dengan larutan dapar 1000 dosis). Vaksinasi dengan tetes mata, hidung atau mulut sangat efektif dikarenakan dosis sudah tepat. Namun membutuhkan waktu yang relatif lama dikarekan dilakukan pada ayam satu persatu. Lakukan vaksinasi tidak lebih dari 2 jam. Jika melebihi batas waktu tersebut sisa vaksin dapat dibuang. Jika masih ada ayam yang akan divaksin maka larutkan vaksin dengan vaksin baru beserta larutannya. Hindari pemberian vaksin terkena sinar matahari secara langsung.

3. Vaksinasi Melalui Suntik

Metode lain yang disukai oleh peternak untuk memberikan vaksin kepada ayam yang dipeliharanya adalah injeksi. Metode injeksi ini dikerjakan dengan memasukkan cairan vaksin menggunakan alat suntik ke tubuh ayam. Lokasi yang disuntik bisa di sekitar lapisan bawah kulit (subcutan) leher bagian belakang sebelah bawah. Posisi lainnya yaitu lapisan otot (intramuscular) di bagian dada atau paha. Mengingat tingkat kesulitannya yang tinggi dan risikonya sangat besar, vaksinasi melalui suntik harus dilakukan tenaga terlatih dan secara hati-hati. Kesalahan dalam penyuntikan bisa mengakibatkan ayam mengalami bengkak, leher terpuntir, infeksi, stres, hingga kematian.  Jika pemeliharaan secara banyak maka suntik yang digunakan bukanlah seperti suntik biasa. Melainkan dengan suntik yang sudah lebih bagus.

cara memberi vaksin pada ayam

jenis suntik khusus atau scorex

Catatan Cara Vaksin Ayam Dan Perlakuan Sebelum Dan Sesudah :

  • Untuk melakukan vaksinasi pada ayam berikan selalu vitamin anti stres 2 hari sebelum dan 2 hari setelah vaksinasi
  • Jika melakukan vaksinasi dengan metode tetes dan atau minum, buanglah sisa vaksin setelah pemberian lebih dari 2 jam
  • Lakukanlah vaksinasi pada ayam yang sehat
  • Jangan melakukan vaksinasi pada ayam yang sakit
  • Jika ayam ada gelaja sakit, terlebih dahulu ayam disehatkan ( pemberian obat atau jamu ) Jamu Unggas, Cara Membuat Dan Bahannya
  • Setelah ayam sudah benar benar sehat, barulah vaksinasi dapat dilakukan

Demikianlah metode dan tips cara vaksin ayam, semoga bermanfaat

Sumber duniaunggas.com

About the author

admin

Leave a Comment