duniaunggas.com – Cara menangani kotoran puyuh basah. Kotoran puyuh yang basah dalam kandang mampu mengakibatkan amoniak dalam kandang menjadi tinggi. Cara menangani kotoran puyuh basah  pada dasarnya kotoran hewan (KOHE) maupun feses sifat fisiknya adalah basah ataupun lembab. Karena kotoran hewan adalah sisa hasil pembakaran metabolisme pada tubuh puyuh untuk dapat menghasilkan telur yang kita inginkan ( Persentase produksi tinggi)

Saya dulunya berpikir apakah ada kotoran puyuh yang tidak bau ?  Nah kalau tidak bau berarti bukan kotoran. Penyebab kotoran hewan basah dan bau adalah dikarekan banyak nutrisi dalam feses yang terbuang oleh puyuh karena daya cerna pencernaan yang tidak maksimal sehingga banyak nutrisi yang terbuang melalui feses ( nutrisi by pass ).

Namun walaupun demikian ada beberapa cara yang perlu kita lakukan agar kotoran hewan tidak basah dan tidak menimbulkan bau atau Amoniak yang tinggi, apalagi kalau kita tinggal di daerah padat pemukiman. Beberapa cara menangani kotoran puyuh basah yang dapat kita lakukan :

 

Bahan alas kotoran puyuh

Alas untuk menampung kotoran puyuh jangan menggunakan kantong kandi atau karung. Tapi gunakan lah triplek dengan ketebalan 6 mm. Ukuran triplek sesuaikan dengan kandang puyuh anda.

Taburkan bubuk kapur diatas triplek tersebut sebelum triplek digunakan. Fungsi bubuk kapur adalah untuk menghisap kadar air pada feses dan menetralisir kadar amoniak yang dikeluarkan puyuh melalui feses, sehingga amoniak dalam kandang dapat diminimalisir. Selain memperhatikan daya serap bahan tersebut, juga perhatikan kesediaan bahan-bahan tersebut agar mudah di dapat di sekitar lingkungan anda dan harganya murah.

Tanah Kapur

Gambar : Kapur Halus

 Pakan dicampur dengan probiotik.

Probiotik yang digunakan bebas dari merk apa saja. Ada banyak jenis produk probiotik yang dijual di poultry Shop langganan anda dan memiliki beberapa bentuk, ada yang berbentuk serbuk dan ada juga yang berbentuk cairann. Biasanya probiotik berupa serbuk dapat langsung dicampurkan pada pakan, untuk penggunaanya dapat dilihat pada label produk tersebut. Probiotik cair biasanya dapat langsung diberikan pada minuman puyuh dengan mencampurkannya pada air minum puyuh. Untuk dosis pemakaian dapat dilihat kemasan.

 

Pemanfaatan Sekam Gergajian Kayu

Bau kotoran puyuh menjadi berkurang. Karena daya serap limbah serbuk gergaji kayu terhadap kotoran puyuh baik. Aroma yang disebarkan di udara bukanlah bau kotoran puyuh, melainkan udara yang kita hirup seperti biasanya. Sedangkan dari dalam kandang, baunya didominasi atau telah tercampur dan digantikan oleh bau limbah serbuk gergaji kayu. Untuk menggunkan bahan ini pastikan bahan selalu ada dan tersedia di sekitar lingkungan peternakan anda. Penggunaan serbuk gergajian kayu dapat menggunakan serbuk kasar dan atau serbuk gergajian halus. 

Sekam Gergajian Kayu Yang Halus dan Kasar

Gambar : Sekam Gergajian Kayu

Pemanfaatan Sekam Padi

Bau kotoran puyuh lebih didominasi atau tertutupi oleh sekam. Namun daya serap sekam lebih rendah, sehingga kotoran puyuh yang juga mengandung air tidak dapat diserap oleh sekam secara maksimal dan menempel pada permukaan alas kotoran puyuh. Namun bahan yang satu sangat mudah didapat di sekitar daerah persawahan dan harga yang relatif murah dan kadangkala kita dapat memperolehnya secara gratis hanya modal tenaga untuk mengambilnya. Baca juga Maanfaat Daun Sirih Untuk Unggas ( Puyuh Dan Ayam )

Sekam Padi

Gambar : Sekam Padi

Dengan perlakuan ketiga diatas mampu mengurangi perkembangbiakan lalat pada kandang puyuh. Karena telur dan larva lalat tidak dapat berkembang atau tumbuh dengan normal dikarenakan kotoran puyuh sudah lebih kering sehingga mengakibatkan larva lalat mati saat akan mulai berkembang.

Sekian beberapa cara yang dapat anda lakukan agar kotoran puyuh cepat kering dan tidak menimbulkan bau yang mengganggu warga sekitar.

Semoga Bermanfaat.

 

Sumber : duniaunggas.com  dan berbagai sumber      

About the author

admin

1 Comment

  • […] duniaunggas.com – Dalam dunia peternakan yang kita geluti selain memberikan kenyaman pada ternak puyuh yang meliputi pemberian pakan yang cukup serta memberikan multivitamin yang menunjang produksi maupun jamu ternyata masih saja ada hal yang harus kita perhatikan dalam beternak puyuh ini. Salah satu yang harus kita perhatikan adalah mengatur manajemen buka tutup tirai atau tenda kandang guna puyuh memeperoleh udara yang berkualitas. Udara di dalam kandang yang tidak berkualitas dapat pula mempengaruhi produksi puyuh. Dengan kurang lancarnya sirkulasi udara dalam kandang dapat menimbulkan amoniak yang tinggi. Dimana amoniak yang timbul dari kotoran puyuh tidak terbuang oleh perputaran angin dalam kandang. Belum lagi apabila feses atau kotoran puyuh didalam kandang dalam keadaan basah, bisa bisa amoniak yang ditimbulkan sangat tinggi dan tentunya sangat berpengaruh terhadap produksi harian. Baca juga  Cara Mengatasi Kotoran Puyuh Basah […]

Leave a Comment